Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2017

3 Tahun Menikah Itu Rasanya...

Saya posting ini pas tanggal 22 Pebruari kemarin di laman facebook saya. Saya tag pula suami tercinta saya itu: Our Love Story: 1. Anniversary? 22 Februari 2. First date? Toko buku Shopping & Malioboro. Sepanjang jalan kita susuri dengan berjalan kaki. Saya banyak diamnya, dia banyak ceritanya. 3. How did you first meet?

Untuk Seorang Perempuan Bernama...

Yth. Ibu Veronica Basuki Tjahaja Purnama. Perkenalkan nama saya Yohana Meyridha Simamora. Seorang perempuan, Ibu, dan istri. Status kita sama, Ibu. Bedanya Ibu jauh lebih dewasa, matang, dan merupakan seorang istri pejabat yang cukup disoroti akhir-akhir ini. Kalau saya, jelas bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, Ibu. Tidak ada yang bisa dibanggakan dari saya. Saya cuma ibu RT dan istri dari seorang abdi negara tanah air di TNI AU. Namun demikian, meski saya tidak memiliki suatu hal apapun yang bisa dibanggakan, tapi saya bangga saya bisa menemukan figur seorang perempuan seperti Ibu di negeri ini

Meruwat Indonesia dengan Sembilan Nilai Universal Ala Gus Dur

Tidak mengagetkan ketika kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Aksi Bela Islam menjadi isu terpopuler sepanjang tahun 2016 di Tanah Air. Mengagetkan justru efek dari kelanjutan kasus tersebut menambah daftar panjang tindakan-tindakan intoleransi yang terjadi di negeri ini. Dinamika sosial dan politik Indonesia akhir-akhir ini diwarnai oleh aksi kekerasan kelompok tertentu yang ingin memaksakan kehendak dan tak menghargai perbedaan. Berbagai pertanda jelas menunjukkan bahwa pilar-pilar keindonesiaan kita, termasuk Bhinneka Tunggal Ika, terus menerus digerus. Kondisi Indonesia pada saat ini sudah mengarah pada homogenisasi. Beragam aksi intoleransi makin sering terjadi di negeri. Aksi teror terhadap tempat ibadah, penyebaran media dengan konten hoax, politisasi isu SARA, dan sebagainya.  Ini jelas tak sesuai dengan kondisi negeri, karena Indonesia itu seperti pelangi. Sayangnya, menghadapi kondisi tersebut, aparat peme...

Unwritten Rules: Do's and Don'ts for Junior

Sebenarnya ini postingan lama. Saya baru menemukannya pas bongkar-bongkar file di laptop yang saya beri nama Windu.  Saya tulis ulang di blog ini karena murni hasil pemikiran Saya. Kalau pun Saya ditegur dan dipanggil, ya ga papa. Soalnya saya butuh menuliskan apa yang saya rasakan dan pikirkan, selama hasil dari perasaan dan pikiran saya itu tidak membuat seseorang lantas menjadi gila lalu bunuh diri.

KEHILANGAN KEMBALI...

Saya selalu menyukai musim penghujan, atau minimal kondisi sehabis hujan. Efek yang ditimbulkannya; aroma tanah yang basah, jalanan aspal yang berubah menjadi abu kehitaman yang mengilap, dedaunan bahkan batang hingga ranting pepohonan berubah warna menjadi lebih gelap segar. Hal-hal ini yang selalu membuat saya kembali terkenang. Kenangan yang membuat saya hidup. Dengan mengenang saya bisa lebih menghargai hidup. Mengenang tak selalu diklasifikasikan sebagai orang-orang yang gagal move on. Jujur saja, dalam waktu kurun waktu satu tahun ternyata begitu banyak yang berubah. Tidak hanya konstelasi politik luar negeri yang berubah, dalam negeri pun banyak perubahan. Bahkan dalam kehidupan pribadi saya sendiri ternyata begitu banyak perubahan yang terjadi. Meskipun saya tidak suka membicarakan tentang kesedihan, namun transisi 2016 ke 2017 ini lebih banyak membuat saya berduka ketimbang bersukaria.

What Is Constant? CHANGE!

03 Februari 2017, namun kalender 2017 pun belum punya. Apa kata yang tepat untuk menyimpulkan saya selain susah move on? Menariknya adalah bukan hanya saya yang ternyata seperti itu. Rekan-rekan juga banyak yang belum punya kalender 2017, entah karena memang malas beli jadi tinggal nunggu pembagian saja, atau sedang riweuh alias aktifitasnya sedang padat merayap. Memang awal tahun 2017 ini, kedinasan suami disini disibukkan dengan aneka sertijab Komandan kemarin. Rangkaian kegiatan sertijab akan seabrek. Lelah? Pasti. Tapi sudah biasa. Dan lagipula hanya sekali sewaktu-waktu.