Saya punya berjuta alasan kenapa saya bisa mengeluh. Tapi lucunya akhir-akhir ini saya lebih sering ditampar dan disadarkan untuk berhenti mengeluh. Kejadian-kejadian di Tanah Air, bahkan peristiwa yang saya alami ataupun saudara-saudara dan rekan saya alami menjadi pengingat diri bahwa mengeluh tiada gunanya . Belum selesai air mata kita akan bencana alam yang ditimpa keluarga dan saudara kita di Lombok beberapa bulan lalu, kita harus kembali mendengar kabar dukacita dari keluarga dan saudara kita di kawasan Palu, Donggala dan sekitarnya. Saya membayangkan betapa panik meradang bagi mereka yang merantau jauh dari daerah gempa. Harap dan cemas terbungkus dalam doa supaya keluarga mereka baik-baik saja meski komunikasi terputus. Para korban yang harus kehilangan harta benda, orang-orang yang mereka cintai, organ tubuh, bahkan nyawa mereka sendiri. Kalau sudah begini, harusnya kita sadar. Bila alam bisa berbicara , alam memang tak butuh manusia . Kita yang paling membutuhkanny...