Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2018

Mengeluh VS Mensyukuri

Saya punya berjuta alasan kenapa saya bisa mengeluh. Tapi lucunya akhir-akhir ini saya lebih sering ditampar dan disadarkan untuk berhenti mengeluh. Kejadian-kejadian di Tanah Air, bahkan peristiwa yang saya alami ataupun saudara-saudara dan rekan saya alami menjadi pengingat diri bahwa mengeluh tiada gunanya . Belum selesai air mata kita akan bencana alam yang ditimpa keluarga dan saudara kita di Lombok beberapa bulan lalu, kita harus kembali mendengar kabar dukacita dari keluarga dan saudara kita di kawasan Palu, Donggala dan sekitarnya. Saya membayangkan betapa panik meradang bagi mereka yang merantau jauh dari daerah gempa. Harap dan cemas terbungkus dalam doa supaya keluarga mereka baik-baik saja meski komunikasi terputus. Para korban yang harus kehilangan harta benda, orang-orang yang mereka cintai, organ tubuh, bahkan nyawa mereka sendiri. Kalau sudah begini, harusnya kita sadar. Bila alam bisa berbicara , alam memang tak butuh manusia . Kita yang paling membutuhkanny...

Sebuah Berkat di Tengah Cobaan

Suami saya memasuki ruang terapi untuk kesekian kalinya. Saya masih menunggui dirinya dengan setia dan mesra di deretan bangku panjang di depan meja panjang bertanda Loket Karcis Rehabilitasi Medik di RSSA. Setahun lebih sudah suami saya menderita bells palsy. Penyakit yang disebabkan virus yang terjadi pada wajah yang terpapar angin atau AC sehingga menyebabkan sebelah wajah bisa kaku. Penyakit tersebut tidak berbahaya, tapi cukup bikin resah. Sampai saat ini suami belum kunjung sembuh juga. Tapi tulisan ini tidak akan memuat tentang bagaimana mencoba sabar menghadapi semua, saya malah mau cerita tentang bagaimana saya akhirnya memahami bahwa ini adalah bagian dari cara Tuhan mendewasakan dan memesrakan kami berdua. 😊 *** Saya dan RS, inisial nama suami saya tergolong dua manusia paket cepat kilat yang memutuskan berumahtangga. Oktober 2011 memutuskan menjalin hubungan serius setelah sebulan saja berkenalan. Lalu Februari 2014 memutuskan berumahtangga. Tidak seperti pas...