"Jadinya males aja bergaul dengan orang-orang kek gitu, Kak!" kata S, via video call tadi sore. S itu adikku. Perempuan usia 31 tahun yang pencapaiannya udah uwow banget menurutku. Dalam mencapai segala sesuatu di hidupnya, dia bisa dikategorikan diatas kecepatan rata-rata pokoknya. Di fase hidupnya yang menurutku uda enak banget, ternyata dia masih menyimpan ketidakpuasan yang akhirnya dimuntahkannya tadi. Sebenarnya saya uda bisa menerka kalau pasti ada yang tidak beres dengan adikku ini dari cara kami berkomunikasi semingguan ini. Rasa marah, jengkel yang tiada berkesudahan, muak, dan semuanya itu bisa kurasakan ketika ia bercerita tentang dirinya. Namun dari semua topik yang diceritakannya, ada satu topik yang membuatku tergelitik untuk menuliskannya. Setidaknya untuk menjadi pengingat bagiku supaya jangan jadi pribadi seperti itu . Hm, gimana ya memulainya agar tidak nganu kali ketika dituliskan? Hehehe. Jadi, begini. Biarlah agak berbelit-belit sedikit. Namanya juga ...