Hari ini genap negara saya, Indonesia, berusia 71 tahun. Sebuah usia yang boleh dikatakan tidak muda lagi alias sepuh. Usia sepuh bagi saya itu artinya matang dan bijak. Namun, sepertinya usia dan kematangan saat ini selecting berbanding terbalik. Semakin bertambahnya usia, semakin seperti anak-anak. Saya katakan demikian karena melihat kenyataan orang-orang yang saya kategorikan berusia tambah, malah banyak yang memposisikan dirinya seperti kanak-kanak yang egois, mau menang sendiri, dan minta diperhatikan. Semuanya terpusat pada diri sendiri saja. Berbicara tentang ulang tahun negara artinya lahirnya negara tersebut berawal ketika negara tersebut diklaim merdeka. Saya tak berbicara mengenai kemerdekaan negara. Saya mau bicara tentang pola pikir yang merdeka dan jiwa yang merdeka. Tadi saya sempat melihat sekilas Ahok tengah diwawancarai presenter TV. Beliau ditanyai tentang makna kemerdekaan. Menarik bahwa ketika beliau mengutarakan pendapatnya tentang merdeka. Merdeka baginya ad...