Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2016

Bhinneka [yang tidak] Tunggal Ika

Saya lahir di Medan, kemudian karena pekerjaan Ayah, kami sekeluarga pindah ke Pontianak. Pontianak sebuah kota kecil saat itu dan masih rimbun dengan hutan seingat saya. Semasa saya kecil, orangtua -seingat saya tidak pernah memisahkan saya dengan lingkungan pertemanan Saya. Tidak pernah orangtua saya melarang berteman dengan A yang muslim, B yang Cina, atau silahkan berteman dengan yang Kristen saja. Saya cuma ingat ketika Ayah sedang menonton acara tv lalu pada saat adzan maghrib berkumandang, Ayah minta volume tv dikecilkan atau channelnya saja diganti. Seingat saya juga dulu banget ketika logat saya berubah karena sekolah yang mayoritas muridnya Tionghoa, Ayah memarahi saya. Ayah mau saya tetap menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ketika saya sekolah di SMA Negeri, Ayah masih memarahi saya ketika ditemuinya saya berlogat melayu. Buat Ayah, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar itu harga mati. Maka wajar saja jika kami anak-anaknya tidak ada yang fasih...

Tidak Lekas Tersinggung

Saya pikir saya orang yang ga gampang lekas tersinggung, dan itu MENJENGKELKAN bagi orang yang memang sengaja membuat saya beremosi. Setelah saya renung-renungi perkataan-perkataan sadis yang pernah diucapkan orang ke saya, bahkan amarah, even candaan seperti sindiran-sindiran halus dengan maksud membuat saya down tidak pernah tinggal lama di benak saya. Dan itu karena orang-orang berikut ini yang akan saya bahas.

Kaki Rusa & Bukit

Tadi malam sebelum tidur saya iseng-iseng membuka aplikasi nametests.com di facebook. Itu aplikasi isinya beribu pertanyaan lucu-lucu hasil olahan mesin yang memberi kita jawaban berdasar hasil deskripsi profil kita. Saat itu pertanyaannya: Apa Ayat Alkitabmu d Bulan Oktober? Eng...ing...eng... hasil analisa muncul dan keluarlah Mazmur 18:33 yang isinya: IA membuat kakiku seperti kaki rusa dan membuat aku berdiri di bukit. Pernyataan tersebut menggelitik saya sehingga saya menuliskan hasil pemikiran saya di laman facebook begini: Hasil iseng sebelum menutup mata untuk tidur. Tapi... apa maksudnya membuat kakiku seperti kaki rusa? Ada apa dengan kaki rusa? Kenapa bukan kaki kuda? Kaki singa? Dan kenapa harus berdiri di bukit? Kenapa bukan gunung? Atau singgasana? "Ah, sudah tidurlah. Anakmu sudah sejam yang lalu terpejam dalam pelukmu," perintah mataku. ***