Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2017

#1 Jangan Jahat Sama Orang! Kamu Enggak Pernah Tahu Apa Yang Ia Adukan ke Tuhan-nya Tentang Kamu!

Sebuah catatan pengingat. Supaya kalau Tuhan izinkan kami bisa sekolah lagi sampe S3, saya enggak mandang rendah orang lain yang tidak mengenyam bangku pendidikan.  Kalau Tuhan izinkan kami hidup berkecukupan dan syukur-syukur makmur sentosa, kami enggak memandang remeh mereka yang hidupnya pas-pasan apalagi berkekurangan. Kalau Tuhan izinkan kami berumur panjang dan sehat, kami juga tidak memandang dan berkata sinis kepada mereka yang kesehatannya terganggu dan bagi mereka yang sudah dipanggil lebih dulu. Dan untuk setiap nikmat berkat yang sudah Tuhan berikan kepada kami, kami bersedia menjadi perpanjangan tangan-Nya untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain dan bukan memandang remeh apalagi rendah orang-orang lain. Karena... kalau kita berlaku jahat ke orang lain, kita enggak pernah tahu apa yang ia adukan ke Tuhan-nya tentang kita ...

Better Late Than Never, Jojo!

Usia saya sudah 29 tahun dan saya hitung-hitung baru 4 karya yang dicetak: 1) berupa cerita bersambung zaman SMP yang sempat dicetak di majalah sekolah. 2) Karangan mengenai Presiden Soekarno dalam rangka memperingati 100 tahun Bung Karno. Saya juara 3 se-Kalimantan Barat. Saya ingat saya dapat duit sebesar 200rb kalau tidak salah. Tahun 2001, duit sebesar itu sudah bisa beli macam-macam kan ya? 3) Saya pernah nulis di koran di rubrik Swara Kampus. Honornya 70,000 per tulisan yang dimuat. Lumayanlah buat bayar pulsa. 4) Saya menulis cerita karena diminta untuk mengisi kolom website Senyum Community. Saya menyadari tidak ada yang bisa dibanggakan dari itu semua, mengingat banyak remaja bahkan anak-anak muda zaman sekarang mampu menelurkan beratus tulisan di usia mereka yang belia. Sementara saya? Entah terlalu takut, atau terlalu banyak mikirnya dalam berkarya. Saya teringat omongan sahabat dan mantan sahabat saya untuk menulis kembali.

Bertemu dengan Manusia-manusia Sulit

Akhir-akhir ini saya sering menjumpai hal yang membuat saya agak sebal, yaitu janji yang tak ditepati dan pesan yang tidak diresponi. Sempat beberapa pikiran buruk datang menghampiri membuat saya jadi berpikiran yang tidak-tidak terhadap manusia-manusia yang macam begini ini. Pesan-pesan yang kita kirim, tidak digubris. Sementara hal macam status dan gambar profil bolak-balik diganti. Ini manusia mau apa? Begitu saya membatin. Padahal kita menghubungi bukan untuk sesuatu yang tidak penting. Tapi ah... bisa jadi baginya kita tidak sedemikian pentingnya. Yasudahlah... ~