Kita Takkan Pernah Bisa Bersikap Biasa Saja Pada Orang Yang Pernah Membuat Kita Yakin Bahwa Hidup Bak di Negeri Dongeng Itu Mungkin.
Saya menggambarkan Maret ini sebagai puncak dari kenangan dan kemenangan. Kenangan, entah itu sedih-senang-lucu-aneh-menggelikan, dsb. Kemenangan akan perasaan demi perasaan yang pernah menghantui. Bulan ini adalah waktu dimana perasaan saya sempat khawatir akan banyak hal, sementara itu logika saya mengajak sebaliknya. *** Dari adik saya baru saya tahu kalau seorang kawan lama telah kehilangan sosok wanita yang dicintai dan diidolakannya. Wanita itu saya kenal. Kami tak pernah bertemu, berjabat tangan bahkan menciumnya. Kami hanya pernah mendengar suara satu sama lainnya. Hangat dan sangat ... batak! Saya takkan mampu menjabarkannya karena saya tau itu akan membuat luka kembali menganga. Saya tak tau apakah kawan saya itu pernah singgah mampir ke halaman saya ini atau tidak, tapi izinkanlah saya untuk mengucapkan turut berdukacita sebagai seorang yang pernah mengenalnya dekat. Saya takkan pernah mampu untuk menjamahnya secara personal lagi karena ini masalah janji saya dengan diri...