Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

Batik Ikan Arwana

Menurut Saya, pilihan-pilihan apapun yang kita buat adalah hasil dari setiap pengalaman yang pernah kita alami. Entah pengalaman tersebut berupa orang-orang yang pernah kita temui, tempat-tempat yang pernah kita kunjungi, dan berbagai hal lainnya. Sama halnya ketika saya diikutsertakan untuk memeriahkan lomba membuat batik tulis dalam rangka memperingati HUT PIA ke 61 di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Dengan berbekalkan dua hari pelatihan yang cukup menguras waktu, tenaga dan pikiran kami pun diikutsertakan untuk mengikuti lomba membuat batik tulis tersebut. Saya harus berterimakasih kepada Ibu Danlanud kami, Ibu Julexi Tambayong atas kesempatan dimana saya boleh memahami bahwa membuat batik tulis itu tidak gampang. Proses tersulitnya adalah menggambar menggunakan malam (baca: lilin yang sudah dicairkan namun masih dalam keadaan panas) dengan canting. Astaga! Itu sulit sekali!Beberapa kali tangan saya terkena lelehan lilin panasnya, celana saya tercetak totol-totol lilin ya...

Cerita Tentang Seleksi CPNS Kemarin

Lama nian tak menulis, jemari dan pikiran pun lantas kaku dan gagu. Urusan keluarga, pekerjaan rumah tangga, bisnis kecil-kecilan, anak hingga kegiatan organisasi seakan menguapkan semua waktu yang tersedia dalam sehari. Yasudahlah, toh saya menulis pagi-pagi begini bukan untuk mengeluh. Tapi untuk refleksi diri. Okay, baiklah! Saya gagal untuk kali ketiga dalam seleksi CPNS kali ini. Lucunya saya gagal ini merupakan kegagalan terparah. Lha kok bisa? Iya, saya gagal di Wawasan Kebangsaan. Jika dua tes sebelumnya saya bisa memenuhi passing grade, cuma hanya karena saya bukan yang tertinggi sehingga saya tidak bisa melanjutkan ke tes berikutnya. Nah, sekarang saya tidak bisa melanjutkan ke seleksi berikutnya karena nilai saya tidak bisa memenuhi kualifikasi. Sedih! Tapi hidup harus berjalan... tapi ya tetap saja sedih. Dikarenakan parno dengan Matematika, maka saya belajar mati-matian di bagian Intelijensi Umum. Saya kemudian menganggap remeh bagian Wawasan Kebangsaan. Bagian Keprib...