"Karena pemahaman yang salah, temen-temen saya ga mau mengimunisasikan anak-anaknya. Alasannya haram. Saya berharap mereka melek informasi dan mau mengimunisasikan anak-anaknya lagi. Bukan apa, anak-anak saya kan bergaulnya dengan anak-anak mereka yang ga mau diimunisasi. Kalau mereka terjangkiti gimana?" Jelas saya ke temen saya yang sebut saja namanya Angela pada saat ceramah mengenai penyakit difteri di lingkungan TNI AU tadi pagi. Angela tertawa sambil menggeleng. "Ya Allah kejamnya, Mbak." Ujarnya menanggapi pernyataan saya yang dipertegas dengan pertanyaan itu. Saya bukan pelopor gerakan pro vaksin. Saya bukan bermaksud melawan mereka yang tergolong komunitas antivaks yang belakang santer terdengar. Saya cuma ibu dua anak yang ingin mempersiapkan generasi saya kuat dalam menghadapi dunia. Dan kita harus sepakat bahwa sehat dan kuat itu setali tiga uang. Jadi saya kesal sekali ke para ibu yang menganggap sepele imunisasi. Batuk rejan alias difteri yang ke...