Kesalahan membuat kita belajar. Tapi, seringkali kesalahan menghantarkan kita pada nikmat dan hikmat yang lebih baik.
Pagi ini saya bangun lebih pagi. Mandi lalu siap-siap menghadiri acara rutin mingguan di kantor suami, yakni kegiatan olahraga Ibu-ibu anggota dan perwira.
Ketika tiba di sana lah kok sepi? Ibu-ibu nya engga ada yang datangkah? Kok kursi plastik juga belum standby? Walah! Perasaan saya ga enak.
Tiba-tiba datang Ny. Kristin Jhan Hotlan, istri daripada senior suami. Beliau berpakaian dinas polisi karena profesi beliau demikian.
"Dek, ngapain?" Tanyanya.
"Bukannya olahraga ya, Kak?" Tanya saya balik.
"Besok, Dek. Bukan sekarang." Sambil senyum-senyum beliau menjawab. Dalam hati mungkin bertanya geli, apakah hamil membuat saya lupa ingatan?
Hehehe.
Saya pun salah tingkah. Hihi. Malu dan akhirnya kami berpisah pulang. Beliau ada urusan di kantor suami untuk mengurusi penyaluran dana PPAA, semacam agenda kegiatan untuk memberikan dana santunan dari kepengurusan organisasi istri di tempat suami bernaung kepada anak-anak dari keluarga anggota kesatuan.
Saya pun pulang sambil senyum-senyum konyol. Tapi hikmah dibalik semua kesalahan saya ini, saya berhasil mandi lebih pagi, sarapan, dan berdandan. Setidaknya siapapun yang mampir ke rumah akan menjumpai saya yang klimis, bukan saya yang amis.
Huehehehe...
Comments
Post a Comment