Halo, Blogku tersayang! Lama saya tak menulis, entah karena kesibukan atau kesulitan membagi waktu. Mohon maaf yang sebedar-besarnya. Ditambah lagi kini saya (sok-sokkan) belajar untuk ujian CPNS. What?! Lagi?! Hehehe, iya! Ibarat kapok sambal. Sudah kepedasan, tapi masih mau lagi. Sama! Meski sudah dua kali gagal, tetap saja saya mau terus berusaha hingga usia saya tidak diperkenankan lagi untuk mengikutinya.
Sebenarnya saya mulai menikmati ritme hidup saya menjadi ibu RT yang tidak bisa juga dikategorikan leyeh-leyeh saja menerima gaji dari suami, karena aktifitas saya juga padat merayap. Meski cuma menyandang sebagai ibu RT, saya cukup umek juga dalam hal urusan rumah tangga, kegiatan organisasi persatuan istri anggota karena suami berdinas di TNI AU, juga online shop yang tengah saya geluti. Cuma namanya nazar sih ya, alias sudah berjanji pada diri sendiri dan suami bahwa selama usia saya masih diperkenankan untuk ikut tes CPNS, saya akan ikuti terus!
Lah, kalau masuk gimana dong? Untuk menjawab ini saya cuma bisa tertawa saja. Karena suami saya juga dengan entengnya melimpahkan beban menjawab pertanyaan ini sepenuhnya kepada saya.
"Kalau Sayang masuk ke dalam kualifikasi CPNS-nya, itu tanggungjawab Sayang dalam membagi waktu antara keluarga, kegiatan organisasi, dan pekerjaan nantinya!"
Saya terlongo. Sungguh suami yang super sekali! Ah tapi sudahlah... saya juga tidak bermimpi bisa masuk mengingat ada ratusan ribu pelamar di Indonesia yang memperebutkan 40 kursi jabatan yang saya lamar.
Pesimis? Bukan. Cuma realistis!
Lah, kalau begitu kenapa tetap ikut? Selain buang-buang waktu, tenaga kan juga uang?
Iya sih, bener! Cuma ada hal lain selain sekedar buang waktu, tenaga dan uang. Pengalaman! Meski usia saya tak muda lagi, tapi bukan berarti saya tidak mau meninggalkan zona aman dan nyaman saya. Saya masih mendamba pengalaman. Saya juga ingin tahu kualitas pengetahuan saya kalau diranking seluruh Indonesia, posisi saya ini berada dimana. Dan lagi pula, ada alasan saya untuk ke Jakarta bertemu keluarga dan teman-teman. Sekali menyelam, dua-tiga pulau terlampaui ceritanya! Hehehe...
Sebagaimana dua tes CPNS yang pernah saya ikuti di tahun 2013 dan 2015 lalu, tahun ini 2017 saya masih memegang prinsip yang sama: Nothing to lose...
Agak mual juga sih ketika dihadapkan dengan diktat soal yang cukup membuat saya menghela napas panjang begitu mengonsumsinya, namun karena kepalang sudah bernazar ya apa boleh buat.
Segala proyek seperti novel, cerpen, puisi, dan sebagainya harus pending dulu di laptop. Mau galau lama-lama juga enggak sempat karena ada hal yang jauh lebih besar dalam membuat galau, yakni DIKTAT soal-soal. Aww...
Oke deh. Gitu aja dulu kali ya. Mau (mencoba) belajar lagi...
Comments
Post a Comment